Penjelasan sholat sunnah rawatib

Diposting oleh sukron makmun pada 22:41, 19-Apr-13

Di: info lslami

KEUTAMAAN-SHALAT-RAWATIB-dan-TATA-CARANYA

Assalamualaikum.wr.wb

Shalat Rawatib adalah sholat sunnat yang dikerjakan sebelum ( qabliyyah ) dan sesudah ( ba’diyah ) sholat fardhu.

Seluruh sholat rawatib yang dilakukan selama sehari semalam ada 18 atau 22 raka’at yaitu :

=>2 raka’at sebelum sholat shubuh

=>2 raka’at sebelum sholat zhuhur

=>2 atau 4 raka’at sesudah sholat zhuhur

=>2 atau 4 raka’at sebelum sholat ‘ashar

=>2 raka’at sesudah sholat maghrib

=>2 raka’at sebelum sholat ‘isya

=>2 raka’at sesudah sholat ‘isya

=>2 raka’at sesudah sholat jum‘at Diantara sholat-sholat tersebut ada yang disebut “SUNNAT MU’AKKAD” artinya sunnat yang sangat kuat yaitu :

=> 2 raka’at SEBELUM SHOLAT ZHUHUR, dengan niat : Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.

=>2 raka’at SESUDAH SHOLAT ZHUHUR, dengan niat : Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.

=> 2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ ASHAR, dengan niat : Ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.

=> 2 raka’at SESUDAH SHOLAT MAGHRIB, dengan niat : Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.

=> 2 raka’at SEBELUM SHOLAT ‘ISYA, dengan niat : Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa.

=> 2 raka’at SESUDAH SHOLAT ‘ISYA, dengan niat : Ushalli sunnatal ‘isyaa-i rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’alaa.

=> Niat sholat SUNNAH SEBELUM SHOLAT SUBUH : Ushali sunnatal shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’alaa. Keuntungan sholat sunnat sebelum shubuh,

Rasulallah bersabda : dua raka’at sebelum shubuh itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya.

Cara mengerjakan sholat rawatib :

1. Niatnya menurut macam sholatnya

2. Tidak dengan adzan dan iqamah

3. Dikerjakan tidak dengan berjama’ah

4. Bacaan tidak dinyaringkan

5. Jika lebih dari dua raka’at, tiap- tiap dua raka’at satu salam

7. Lebih di Utamakan dilaksanakan dirumah,seperti dalam hadist

Rasulluloh bersabda: ”Lakukanlah shalat- shalat kalian di rumah- rumah kalian dan janganlah engkau menjadikannya kuburan.”

Dan juga Rasulluloh bersabda: ”Yang paling utama shalat seseorang adalah di rumahnya kecuali shalat-shalat wajib.”

6. Apabila di kerjakan di masjid sebaiknya tempat mengerjakan pindah/bergeser sedikit dari tempat sholat fardhu yang baru dikerjakan.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar